Cara Menaikkan Berat Badan Penderita Diabetes

Posting Komentar

Meningkatkan berat badan
Ilustrasi Meningkatkan Berat Badan 

Salah satu ciri pasien diabetes yang sering terjadi adalah penurunan berat badan secara drastis. Agar gula darah lebih seimbang, penderita diabetes biasanya diminta untuk menaikkan berat badan secara sehat dan aman.

Di artikel ini, kita akan membahas berat badan ideal untuk pasien diabetes hingga cara sehat untuk menaikkannya. Yuk simak artikel berikut!

Berapa Berat Badan Ideal Penderita Diabetes?

Berat badan ideal penderita diabetes bukan ditentukan angka tertentu, tetapi mempertahankan Body Mass Index (BMI) dan lingkar pinggang yang sehat. BMI adalah perkiraan lemak tubuh yang dihitung berdasarkan tinggi dan berat badan.

Setelah itu, akan ada kategori BMI seseorang yaitu kurus (underweight), normal atau ideal, kelebihan berat badan (overweight), dan obesitas. Bagi penderita diabetes maupun bukan, semuanya disarankan untuk berada dalam BMI dengan kategori ideal.

Untuk orang dewasa Asia, termasuk Indonesia, berat badan ideal sesuai dengan BMI ada di angka 18,5-22,9 kg/m². Dengan menjaga berat badan tetap ideal, gula darah dan kesehatan metabolik di dalam tubuh juga lebih mudah dikontrol.

Selain memperhatikan BMI, diabetesi juga harus memperhatikan lingkar pinggang. Lemak di area perut berhubungan erat dengan resistensi insulin dan komplikasi diabetes, sehingga pasien perlu memperhatikannya.

Bagi pasien diabetes wanita, batas lingkar pinggang yang sehat adalah kurang dari 80 cm sedangkan untuk pasien pria, sebaiknya tetap menjaga lingkar pinggang di bawah 90 cm. Apabila melebihi angka ini, berbagai risiko komplikasi meningkat meskipun BMI belum masuk kategori obesitas.

Apakah Penderita Diabetes Bisa Menambah Berat Badannya?

Salah satu gejala diabetes yang sering terjadi penurunan berat badan secara drastis. Kondisi ini terjadi karena pasien diabetes tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin yang dengan benar untuk tubuh.

Akibatnya, tubuh tidak dapat mengangkut kelebihan gula yang seharusnya menjadi energi untuk beraktivitas. Proses ini membuat tubuh membakar cadangan lemak dan jaringan otot yang ada untuk memasok energi.

Ketika kadar gula terus-menerus naik-turun, tubuh akan mengurangi cadangan lemak yang bisa menurunkan berat badan. Makanya, ada beberapa penderita diabetes yang mengalami penurunan berat badan secara.

Lalu, apakah pasien diabetes masih bisa menambah berat badan? Jawabannya tentu saja bisa, ya. Bahkan, bagi penderita diabetes dengan BMI kategori kurus atau underweight, mereka disarankan untuk menambah berat badan. 

Cara Menaikkan Berat Badan Penderita Diabetes

Untuk pasien diabetes yang ingin menaikkan berat badan, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut:

1. Makan Enam Kali dalam Porsi Kecil

Untuk menambah berat badan, diabetesi harus meningkatkan asupan kalori dengan cara yang sehat. Nah, kamu bisa melakukannya dengan mengonsumsi enam kali dengan porsi kecil dibandingkan tiga porsi besar.

Setiap makan 3 jam sekali, kamu sudah memasukkan kalori sebelum tubuh mulai membakar cadangan lemaknya untuk energi. Buat menunya, konsumsi makanan kaya protein tanpa lemak, biji-bijian utuh, buah-buahan, sayur, dan lemak tak jenuh.

2. Makan Karbohidrat yang Lebih Sehat

Meskipun dapat meningkatkan kadar gula darah, namun pasien diabetes tetap perlu mengonsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik rendah. Karbohidrat jenis ini dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.

Berbagai karbohidrat sehat yang dapat dikonsumsi adalah biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan. Memasukkan karbohidrat sehat ke dalam menu makan dapat menambah berat badan tanpa lonjakan gula darah.

3. Cukupi Kebutuhan Protein

Makanan kaya protein adalah “menu utama” untuk meningkatkan massa otot sekaligus menaikkan berat badan dengan sehat. Beberapa sumber protein yang bisa dikonsumsi pasien diabetes adalah ikan, ayam, telur, kedelai, dan kacang-kacangan.

Sebelum menambah asupan protein, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Soalnya, mereka akan menyesuaikannya berdasarkan fungsi ginjal, target kenaikan berat badan, dan kondisi masing-masing pasien.

4. Lakukan Latihan Resistensi

Latihan resistensi menggunakan beban dan mesin dapat membantu menambah massa otot tanpa kenaikan lemak. Tidak hanya itu, jenis olahraga ini dapat meningkatkan nafsu makan secara sehat.

Beberapa latihan resistensi yang dapat dilakukan tanpa alat adalah push-up, squat, plank. Sementara itu, alat untuk latihan resistensi yang sering dipakai berupa dumbell, barbel, atau tali lentur.

Pertimbangkan Minum Susu Penambah Berat Badan 

Bagi pasien diabetes yang ingin menambah massa otot dan tubuh, konsumsi susu penambah berat badan bisa menjadi salah satu solusi. Jenis minuman ini memiliki nutrisi yang cukup lengkap seperti protein, kalori, vitamin, mineral, dan karbohidrat.

Bagi pasien diabetes, pilihlah susu yang rendah karbohidrat, mengandung lemak sehat, ada serat tambahan, dan rendah gula. Minuman penambah berat badan seperti ini dapat dikonsumsi asalkan sesuai dengan aturan konsumsi.

Susu penambah berat badan bisa rutin dikonsumsi saat pasien memiliki BMI kurang dari 18,5 kg/m², berat badan turun lebih dari 10% dalam 3-6 bulan tanpa disengaja, atau sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat nafsu makan maupun kondisi tertentu.

Selain dapat menambah berat badan, pilih susu yang dapat membantu mengontrol gula darah agar tetap stabil. Kalau kamu sedang cari produknya, susu you and milk bisa jadi pilihan yang tepat!


You and milk
Susu You and Milk

Minuman ini terbuat dari susu almond rendah gula dengan nutrisi lengkap untuk menjaga kadar gula darah. Formula tinggi serat dan indeks glikemik yang rendah dapat mendukung kestabilan energi dan mencegah rasa lapar pada pasien diabetes.

Dengan rasa creamy dan lezat, You & Milk tetap nikmat dikonsumsi setiap hari tanpa rasa hambar. Susu rendah gula ini bisa kamu dapatkan dengan harga eksklusif di official store Shopee, TikTok Shop, dan website youandmilk.co.id.

Latifah Kusuma
Challenger. Pribadi yang senang berpetualang, baik online maupun di real life. Lebih suka bekerja di lapangan. Bisa disapa melalui instagram dan twitter @latifahkusuma7

Related Posts

Posting Komentar