Jembatan Plunyon Kalikuning, Wisata Bergoyang Bonus View Gunung Merapi

24 komentar
Pemandangan Merapi | doc: @ikatcn

Kegagahan Merapi selalu menarik untuk dijelajahi. Tak terkecuali titik-titik wisata di sekitarnya. Misalnya jembatan Plunyon Kalikuning. Jembatan buntu yang berada di lereng Merapi ini kini memiliki spot foto baru.

Susunan kayu berwarna cokelat bertopang pohon-pohon rimbun di area jembatan Plunyon. Tiga lajur jembatan buatan terbilang unik. Disusun sedemikian rupa dengan pos foto sekeliling pohon. Per ruang yang menempel pohon aman dinaiki maksimal 5 orang. Sementara lintasan jembatan hanya bisa dilalui oleh tiga orang sekaligus.

Sensasi Goyang di Atas Jembatan

Spot Foto Jembatan Kayu | doc: @latifahkusuma7


Saat berjalan di lintasan jembatan, papan-papan kayu yang terinjak akan bergerak. Meski sudah berpegangan pada kawat besi pengaman, tubuh kita ikut bergoyang. Jangan kaget! Terasa asyik bagi pengunjung yang suka memancing adrenalin. 

Tapi justru menjadi hantu jika kamu penakut. Tak jarang pengunjung berteriak minta tolong atau minta digandeng temannya. Wajar. Lebih parah saat mengajak serta anak-anak berwisata di sini. Harus ada pengawasan ketat dari orang dewasa di sekitarnya.

Kapasitas Pengunjung di Lintasan | doc: @latifahkusuma7


Latar Foto Gunung Merapi

Spot Jembatan dengan Panorama Merapi | doc: @latifahkusuma7


Untuk mendapatkan background Gunung Merapi sila berkunjung di pagi atau sore hari. Pilih tempat yang aman dan menyuguhkan panorama indah. Angle yang sesuai akan membuat hasil foto seperti sedang berada di gunung.

Bukan hanya latar Gunung Merapi, di sisi lain nampak pemandangan jembatan lama nan eksotis. Yaps, jembatan batu yang mirip dengan suasana negeri dongeng ini sedap dipandang mata. Nampak susunan batuan dan pengaman besi di bawah puncak Merapi.

Pohon sebagai Penyangga Sekaligus Spot Foto | doc: @latifahkusuma7


Sarana Photo Shoot Alami Memesona

Berfoto di Jembatan Goyang | doc: @ikatcn


Kawasan jembatan Plunyon merupakan pilihan yang tepat buat kamu yang ingin berfoto asyik di alam bebas. Jembatan beton panjang dengan ujung bukit menawarkan pemandangan indah alami. Tak jarang rombongan model atau pre wedding mengambil alih spot-spot tertentu.

Buat nature photo hunter, sila menepi ke jajaran pepohonan hijau. Kawasan luas ini menyajikan landscape cantik dari pohon-pohon tersebut. Satu lagi, ada bukit batu hitam yang tak bisa ditemui di sembarang tempat. Lokasinya ada di ujung jembatan lama, kemudian belok kanan mengikuti lajur sungai. Spot bukit ada di sisi kanan. Bila ingin lebih seru, pengunjung bisa berjalan kaki dari parkiran.

Jembatan Lama Terbuat dari Beton | doc: @latifahkusuma7

Jembatan Plunyon Eksotis | doc: @latifahkusuma7


Lokasi dan Tiket Masuk


Jembatan Kayu | doc: @latifahkusuma7


Lokasinya ada di Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Jam buka mulai pagi hingga sore hari. Pengunjung harus membayar tiket 10.000 rupiah per orang (sudah termasuk parkir). Sementara ruang parkir motor bisa memilih sendiri tempat yang dirasa nyaman. Bagi yang membawa kendaraan roda empat, pilih driver yang handal. Hal ini dikarenakan akses menuju Jembatan Plunyon melewati kebun bambu dengan jalan sempit.


Pemandangan Puncak Pohon | doc: @latifahkusuma7


Untuk menuju ke sini sila mengarahkan kendaraan ke Jalan Kaliurang. Setelah melewati Rumah Sakit Grhasia, sebaiknya menghidupkan aplikasi Google maps. Ikuti petunjuk dengan baik. Bila kesulitan, warga sekitar akan senang hati membantu. Pastikan selalu bersikap ramah kepada warga saat meminta bantuan.

Kawasan wisata Jembatan Plunyon cocok dikunjungi secara mandiri maupun rombongan. Solo traveller bisa melakukan aktivitas tertentu di sini. Misalnya melukis, menulis cerita perjalanan, atau membidik kamera hingga puas. Jangan khawatir, ada kursi taman di bawah jembatan goyang. Sementara rombongan bisa melakukan jelajah wisata singkat namun berarti.

Perhatikan Ini Saat Berkunjung

Jajaran Pepohonan Indah | doc: @latifahkusuma7


Tips saat berkunjung, siapkan air mineral dan makanan ringan yang cukup, di sini belum ada warung makan. Sebisa mungkin memakai sepatu atau sandal outdoor yang nyaman. Kecuali jika hanya ingin berfoto di jembatan lama (beton), heels dan wedges aman berlalu lalang. Ada beberapa gazebo di area ini, namun alangkah baiknya pengunjung membawa payung atau jas hujan sebagai antisipasi dini jika hujan turun.
Latifah Kusuma
Challenger. Mahasiswi yang senang berpetualang, baik online maupun di real life. Lebih suka bekerja di lapangan. Bisa disapa melalui instagram dan twitter @latifahkusuma7

Related Posts

24 komentar

  1. Pasti deg-degan lewat jembatan gantung itu. Tadi baru nanya ada warung ga buat jajan. Eh udah terjawab hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak. Awalnya seperti terombang-ambing 🤭

      Hapus
  2. Aku baru tahu tempat ini makasih infonya ya, pengen juga tuh jalan di jembatan bergoyang view-nya juga keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bagusan kalau siang atau sore ke sininya

      Hapus
  3. Baca blognya jadi kepengen banget jalan-jalan naik jembatan goyang sambil liat pemandangan gunung merapinyaa..

    BalasHapus
  4. Aku baru baca review soal tempat ini. Mudah2an aku segera bisa berkunjung kesana untuk travelling, setelah selesai pandemi tentunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga, Mbak. Jalan-jalan tuh asupan baik buat refresh pikiran ya

      Hapus
  5. Seruuuuu tapi aku pasti dag dig dug duer banget naik jembatannya haha. Suka ngerih sama jembatan goyang takut putus. Pemandangan gunung merapinya cantik yaa. Masyaallah. Makasih mba sharingnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cantik, Mbak. Seger ijo pepohonan dipadukan Gunung Merapi

      Hapus
  6. Ok ini wisata yang wajib dikunjungi setelah pandemi, hasrat jalan2 ku sudah meluap

    BalasHapus
  7. bagus banget kak, aku jadi mau mampir kesini kalo pandeminya telah usai. Efek jalan di jembatan gantung itu kan luar biasa yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iya, sensasi jembatan gantung yaa. jadi pengen juga nih rasain

      Hapus
  8. jiwa jalan-jalanku sungguh meronta-ronta nih, pokoknya mau nyobain sensasi jembatan ini apalagi view nya liat gunung Merapi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus Mbak. Apalagi pas ada awan di sekitar puncak Merapi. Eksotis

      Hapus
  9. kalau dikalimantan banyak kak jembatan goyang. Bahhkan ada yang dilewati motor juga. jadi ngeri ngeri sedap gitu sih hehehe... pemandangan gunungnya ciamik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh, itu jembatannya jadi jalan umum ya?

      Hapus
  10. Suka sama tempatnya. Bagus dan jembatannya bikin deg-degan juga ya.
    Apalagi viewnya gunung Merapi. Semoga suatu saat bisa singgah ke tempat wisata ini.

    BalasHapus
  11. impianku banget bisa ke jembatan semacam ini,viewnya gunung merapi dong indah bangwt :') semoga suatu saat aku bisa ke sini :'''

    BalasHapus
  12. bengkulu, have too this bridge like this. we call jembatansungai suci. when we are walk this bridge little afraid too, hahaha. the view we are see the beach soon

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email