Mudahnya Merealisasikan #AyoHijrah Secara Ekonomi Bersama Bank Muamalat Indonesia

32 komentar

 
Doc: http://twitter.com/BankMuamalat

Apa kesan pertama saat mendengar kata “hijrah” ?

Ukhti wanna be?
Perempuan bercadar?
Atau Islam ala-ala?

Bukan, bukan itu topik bahasan aku kali ini :D Menurut KBBI, hijrah bisa diartikan berpindah atau berubah ke arah yang lebih baik. Berubah di sini dalam arti luas, termasuk perubahan sikap atau tingkah laku. Jadi, kali ini aku mau cerita soal hijrahku pada bank syariah.

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/hijrah

Bank sebagai penyedia layanan transaksi dan penyimpanan uang tak bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Aku mulai menabung di bank kala sekolah menengah atas, tentu masih ke bank konvensional. Menabung di bank membuatku lebih pandai mengatur keuangan. Bagiku, menyimpan uang di dompet lebih berpotensi untuk boros. Yes, dompet tebal membuatku lebih mudah menggunakan uang untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Sebenarnya aku sudah lama mendengar istilah bank syariah, namun baru (benar-benar) mengerti tatkala ada mata kuliah Ekonomi Islam di kampus. Doktrin ekonomi konvensional yang selama ini bersamaku mulai membaur dengan Islamic Economic view. Semester 2 kala itu menjadi langkah awal bagiku hijrah menjadi nasabah bank syariah. Bukan hal mudah saat melangkahkan kaki menuju bank syariah. Aku harus berkali-kali meyakinkan diri dan menghilangkan keraguan atas pertanyaan “Apakah aku siap dan ikhlas menjadi nasabah bank syariah?”

Selain mulai hijrah ke bank yang aman dan berpedoman pada Al-Qur’an dan hadist, aku memulai bisnis di masa kuliah. Hadirnya rekening bank syariah ini juga memudahkanku dalam berbisnis. Kupikir sistem perbankan syariah di Indonesia masih limited acsess. I find me wrong! Bank syariah juga menawarkan berbagai produk bermanfaat yang jelas halal. Meski berlabel syariah, rekening aku sudah dilengkapi dengan kartu debit (ATM) dan mobile banking. Lewat mobile banking itu aku berhasil update arus keuangan tanpa terjebak office hour, tidak perlu datang ke bank. Pun bisa melakukan transfer dan menikmati segala layanan pendukung seperti infaq dan zakat.

Apa Itu Bank Syariah?

Bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah (BUS) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Prinsip syariah adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah. (1)

Oke fine that sebagian besar masyarakat masih menganggap bahwa kinerja bank syariah sama dengan bank konvensional. But the fact, bank syariah  memiliki beberapa perbedaan dengan bank konvensional.

Perbedaan Sistem Bunga dan Bagi Hasil


Why I choose sharia banking?

1.      Meminimalisir jerat riba
Perbankan syariah memberikan layanan bebas riba kepada para nasabahnya. Pembayaran dan penarikan bunga dilarang, dalam semua bentuk transaksi. Islam melarang kaum muslim menarik atau membayar bunga (riba). Pelarangan inilah yang membedakan sistem perbankan Islam dengan sistem perbankan konvensional. Secara teknis, riba adalah tambahan pada jumlah pokok pinjaman sesuai dengan jangka waktu peminjamann dan jumlah pinjamannya. (2)
Sistem Profit and Loss Sharing (PLS) dari bank syariah dinilai adil bagi bank dan nasabah. Sejauh yang aku cermati, bagi hasil tersebut memang benar-benar diamalkan oleh bank syariah. So, menjadi nasabah bank syariah adalah langkah awal menjauh dari riba. But, Wallahu’alam. 


2.      Ikut berpartisipasi memajukan ekonomi Islam
Indonesia memiliki populasi penduduk muslim terbesar di dunia. Solusi yang tepat jika muncul sebuah bank berbasis syariah untuk memfasilitasi laju ekonomi masyarakat. (3) Terlebih arus bisnis dalam negeri juga cukup potensial di ranah produk halal. Indonesia menjadi pusat bisnis pakaian, makanan, obat, pariwisata, dan segala produk ramah muslim. Di sinilah peran bank syariah dibutuhkan untuk menunjang arus keuangan hasil bisnis yang praktis dan terpercaya.

Doc: official account Kepoin Ekis


Sistem perbankan dan keuangan harus direformasi untuk menghapuskan ekses-ekses dan ketidakseimbangan yang mendorong adanya ketidakmerataan, konsumsi pamer, dan ekspansi moneter yang tidak sehat yang menyebabkan kerugian bagi semua. (4)


Sudah Banyak Bank Syariah yang Beroperasi di Indonesia

Now, bank syariah di negara kita tidak lagi sulit ditemukan. Salah satunya yaitu Bank Muamalat Indonesia yang mulai beroperasi secara resmi pada 1 Mei 1992. Bank Muamalat murni syariah karena tidak menginduk dari bank lain. Pengelolaan dana pun didasarkan pada prinsip syariah yang diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Inovasi produk BankMuamalat Indonesia terus dilakukan untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Berikut produk unggulan yang ada:
  1. Tabungan iB Hijrah
  2. Tabungan iB Hijrah Haji dan Umrah
  3. Tabungan iB Hijrah Rencana
  4. Tabungan iB Hijrah Prima
  5. Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah
  6. Deposito iB Hijrah
  7. Giro iB Hijrah


Tujuan utama syariat adalah mendorong kesejahteraan manusia yang terletak pada perlindungan kepada keimanan, kehidupan, akal, keturunan, dan kekayaan mereka. Apa pun yang menjamin terlindungnya lima perkara ini akan memenuhi kepentingan umum dan dikehendaki. (5)


Doc: Bank Muamalat


#AyoHijrah Versi Bank Muamalat

Bank Muamalat sebagai bank syariah murni pertama di Indonesia terus meningkatkan layanan perbankan menuju ajaran Islam yang menyeluruh (kaffah). Dengan demikian tidak hanya hijrah secara ibadah, melainkan juga dalam pengelolaan keuangan makro.

#AyoHijrah adalah gerakan yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama selalu meningkatkan diri kea rah yang lebih baik dalam segala hal. Berikut bentuk kegiatan #AyoHijrah yang digalakkan oleh Bank Muamalat:
  1. Seminar/edukasi tentang perbankan syariah
  2. Open booth di pusat kegiatan masyarakat
  3. Kajian Islami dengan narasumber dari kalangan ulama
  4. Pemberdayaan masjid sebagai salah satu agen perbankan syariah

Actually, ekonomi syariah di Indonesia akan lebih maju jika seluruh lapisan masyarakat sudah sadar untuk hijrah menuju sistem ekomoni Islam. Namun demikian, hal tersebut membutuhkan proses dan waktu yang tidak singkat.


Sistem bank bebas bunga atau disebut pula bank Islam atau bank syariah, memang tidak khusus diperuntukkan untuk sekelompok orang namun sesuai landasan Islam yang “Rahmatan lil ‘alamin”, didirikan guna melayani masyarakat banyak tanpa membedakan keyakinan yang dianut. (6)



References:
(1)   Booklet Perbankan Indonesia 2018 OJK
(2)   Dumairi Nor. 2007. Ekonomi Syariah Versi Salaf. Sidogiri: Pustaka Sidogiri
(3)   Anwar, Deky. 2016. I-Finance. Pengaruh Manajemen Likuiditas Terhadap Kinerja Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia. Vol.2. No.1
(4)   Chapra, M. Umer. 2000. Sistem Moneter Islam. Jakarta: Gema Insani Press
(5)   Al Ghazali, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, A’lamul Muwaqqi’in (Kairo: al-Maktabah at-Tijariyah al-Kubra, 1955), vol. III, hlm. 14.
(6)   Muhamad. 2016. Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN

Latifah Kusuma
Challenger. Pribadi yang senang berpetualang, baik online maupun di real life. Lebih suka bekerja di lapangan. Bisa disapa melalui instagram dan twitter @latifahkusuma7 . Kerjasama? Kontak latifahkusuma77@gmail.com ya ��

Related Posts

32 komentar

  1. Aku tahu Bank Muamalat secara sekilas dan baru tahu banget kalau bank ini merupakan Bank Syariah murni pertama di Indonesia. Maklum, aku kurang jalan-jalan eh kurang informasi.

    Tapi, terima kaih informasinya dan salam.

    Semoga hijrah menabung di Bank Muamalat ini membantu perekonomian Indonesia.
    Semangat Kak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihii padahal sekarang akse informasi semakin mudah ya Mbak. 😄 Semangat!

      Hapus
    2. Hahaha... Iya Kak, akses untuk mendapatkan informasi itu mudah sekali. Saking mudahnya ya, kalau kita nggak butuh biasanya ya sudah abai aja. Kayak aku nih, suka abai.
      Tapi, berkat blogging gini, akhirnya suka dapet informasi baru yang siapa tahu di masa depan bermanfaat.

      Semangat Kakak!

      Hapus
  2. Duhh... Aku belum berhijrah... Bankku masih konvensional... 😅 besok segera buka ah....biar lebih tenang dan ikut berpartisipasi dalam pemberdayaan ekonomi umat... Tfs mb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat Mbak. Aku dulu awalnya disugesti sama dosen. Beberapa bulan setelahnya baru benar-benar mau buka rekening

      Hapus
  3. Riba yg sangat biasa d kehidupan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes Kak, tetapi bisa diminimalisir potensinya 😄😄

      Hapus
  4. Gak cuman manusianya yah, sekarang bank aja hijrah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebagai langkah awal yang baik. Why not ? :D

      Hapus
  5. terkadang masih berat sis hmmmmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak. Kalau di Indonesia masih sulit yaa.

      Hapus
  6. Aku masih pake bank konvensional mbak, itu pun cuma 'numpang lewat', terima transferan dari customer habis itu diambil semua buat beli stock. haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha gpp sih Mbak. Toh tujuannya baik, buat transaksi

      Hapus
  7. Saya ingin menjadi nasabah haji dan umrah. Biar cepat terkabul cita dan impian saya ke tanah suci

    BalasHapus
  8. iya sih riba itu sebisa mungkin harus dihindari, bank syari'ah mungkin salahsatu solusinya. Andai saja semua orang indonesia memiliki gaji yang mempuni sehingga tidak perlu lagi pinjam-pinjam uang, karena kebanyakan riba itu dari pinjam uang hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu masalah besar yang sampai sekarang belum ada solusi. Negara saja melakukan hutang demi ekuilibrium 😄

      Hapus
    2. uangnya sih pada habis sama koruptor hehehe
      Ga ngerti juga sih kok bisa ya negara yang hasil pajaknya gede dan punya lahan subur tapi kok negara kita ngga kaya-kaya yah hehehe

      Hapus
  9. sudah buka beberapa rekening tabungan, emang kalau udah hijrah itu menenangkan hati

    BalasHapus
  10. jaman sekarang namanya Riba itu ngeri2 sedap ya mbak
    padahal hukumnya sudah banyak diberikan tapi kadang susah dihilangkan
    adanya bank syariah seperti bank muammalat ini setidaknya bisa meminimalisasi risiko riba tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah ya Mas. Semoga amanah bank2 syariah di Indonesia 😊

      Hapus
  11. Bank miamalat memang sudah begitu populer di kalangan umat islam ya teh,..salut untuk perbankannya,..dan semoga saja bisa memberikan yang terbaik untuk para nasabahnya 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin. Selain populer juga terpercaya, bank muamalat diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

      Hapus
  12. Siap hijrah, semoga menjadi solusi untuk ekonomi umat

    BalasHapus
  13. Info yang manfaat semoga daku pun bisa hijrah ke syariah. Tapi belum hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin. Nanti kalau sudah waktunya Mbak :D

      Hapus
  14. hijrah menjadi lebih baik, pasti jadi dambaan setiap orang. Sebab pada dasarnya setiap orang ingin berubah menjadi baik dari sebelumnya

    BalasHapus
  15. Hijrah itu universal... yang penting perlu berhijrah ke arah yang lebih baik

    BalasHapus

Posting Komentar