Gunung Mungker Bantul Menyajikan Spot Naik Andong di Atas Awan

2 komentar


Spot favorit 

Minggu pagi yang cerah lebih asyik jika diisi dengan kunjungan wisata. Beranjak dari rasa malas, Saya dan saudara melajukan motor menuju Pencitrejo, Pantirejo, Terong, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Kami mengunjungi Gunung Mungker, sebuah bukit dengan berbagai spot menarik.

Pemandangan dari Rumah Pohon


Sapaan hangat dari petugas di pintu masuk menambah semangat kami. Untuk motor, kami harus membayar Rp 5.000 dengan kapasitas tiket dua orang dan parkir. Jika mengendarai mobil, siapkan biaya Rp 10.000. Untuk rombongan dengan bus, sila menanyakan tiket masuk kepada petugas jaga.

Banyak kursi kayu


Dari pusat kota Jogja, kita harus menempuh perjalanan sekira 60 menit ke arah selatan. Memasuki kawasan Imogiri, kita harus memastikan bahwa kendaraan dalam posisi baik. Pun dengan pengendara yang sehat jasmani rohani lantaran akan melewati jalanan berkelok tajam. 

Jalan menuju puncak bukit


Usai membayar tiket, saya diarahkan untuk mengitari jalan setapak yang menanjak. Namun demikian jangan khawatir, jalanan sudah dibuat conblok sehingga aman. Sila memarkirkan kendaraan pada ruang yang tersedia di puncak.

Andong Kayu

Kuda Kayu


Naik Andong di Atas Awan

Seekor kuda kayu berdiri anggun di sebuah susunan bambu. Di belakangnya terdapat seperangkat andong mini. Spotmenarik ini asyik digunakan sebagai sarana foto. Pemandangan alam di sekitarnya nampak pas melengkapi keindahan spot.

Letak andong yang berada tepat di puncak bukit terasa pas untuk diabadikan. Terlebih, suasana langit tergambar dengan jelas. Pun desain kuda dan andong mirip sesuai aslinya.

Rumah Pohon


Rumah Pohon Unik

Pengunjung yang bermimpi memiliki rumah pohon rahasia bisa mengabadikan momen di sini. Ranting-ranting pohon menjadi sosok rimbun menyenangkan. Sementara replika rumah tanpa atap dari kayu nampak indah dipandang. Tangga berkelok menjadi spot pengisi ruang sekaligus alat bantu naik.

Spot Kayu Unik


Spot Lingkaran Kayu Instagenic

Jika kita berkunjung kala senja atau malam hari, spot ini menjadi idaman. Di balik lingkaran kayu terdapat pemandangan wilayah Dlingo. Meski menjorok ke arah tebing, spot ini aman untuk berfoto. Tak jarang spot ini digunakan sebagai sarana foto model maupun pre-wedding

Kursi Warna-warni


Foto Bersama di Kursi Warna-warni

 Spot lain berupa kursi dari ban bekas dengan beragam cat. Tiga buah kursi di atas susunan bambu ini bisa diatur posisinya sesuai keinginan sendiri. Agar mendapat angle yang bagus, Teman Traveler bisa memotret dari berbagai sudut.

Payung Jumbo


Bergoyang di Payung Jumbo

Spot dengan pemandangan landscapeindah ini cukup esktrim. Saat saya berada di sisi tiang, tiupan angin akan membawa tubuh bergoyang. Bila ingin berfoto di sini, sila berhati-hati dan berpegangan pada tiang. Spot ini tidak disarankan untuk anak-anak lantaran tangga yang digunakan juga kurang aman.

Pemandangan

Camping ground


Bukit dengan pemandangan alam indah ini juga memiliki pendopo yang bisa digunakan untuk berkumpul. Sementara bagian bawah bukit diisi dengan camping ground. Fasilitas toilet, gazebo, dan ruang parkir tersedia dengan baik. 

Spot foto

Spot foto lainnya


Kita bisa berkunjung ke Gunung Mungker setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB. Bila ingin mengejar sunset, bukit ini juga cocok menjadi pilihan. Pun jika ingin menikmati wisata alam pada malam hari. Suguhan bulan dan bintang akan memanjakan mata dari jarak dekat.
Latifah Kusuma
Challenger. Mahasiswi yang senang berpetualang, baik online maupun di real life. Lebih suka bekerja di lapangan. Bisa disapa melalui instagram dan twitter @latifahkusuma7 . Kerjasama? Kontak latifahkusuma77@gmail.com ya 👌

Related Posts

2 komentar

Posting Komentar

Follow by Email